0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pj Walikota : Jangan Salah Perhitungan

Pj Walikota Solo, Budi Suharto (dok.timlo.net/daryono)

Solo – Penetapan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) Kota Solo harus melalui pertimbangan matang. Sebab, kondisi perekonomian Indonesia yang memburuk akhir-akhir ini.

“Saya pikir perhitungannya harus hati-hati, karena kondisi perekonomian kita sedang seperti ini. Jangan sampai salah perhitungan, nanti tidak tercapai kesejahteraannya,” ungkap Penjabat (Pj) Walikota Solo, Budi Suharto, Senin (28/9).

Dia mengatakan, akan meminta pertimbangan dari Badan Pusat Statistik (BPS) untuk memberikan masukan beberapa indeks dan item kebutuhan yang harus dikaver dalam KHL. Angka KHL ini akan menjadi acuan bagi penyusunan Upah Minimum Kota (UMK) 2016 yang akan diajukan ke Gubernur Jawa Tengah.

Menanggapi deadlock-nya rapat Dewan Pengupahan antara pengusaha dan buruh, Budi mengaku, dirinya akan mengambil keputusan yang adil dan tidak berat sebelah.

“Penentuan KHL ini harus disertai pengendalian harga, kita tahu saat ini rupiah sedang melemah, kalau harga tidak dikendalikan, meskipun ada kenaikan upah tetap saja tidak bisa sejahtera,” kata dia.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge