0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Panwaslu: Bagi-Bagi Angpao oleh Rudy-Pur Bukan Pelanggaran

dok.timlo.net/daryono
Ketua Panwaslu Solo, Sri Sumanta (dok.timlo.net/daryono)

Solo — Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Solo menilai aksi bagi-bagi angpao yang dilakukan calon walikota dan calon wakil walikota dari PDIP, FX Hadi Rudyatmo – Achmad Purnomo (Rudy-Pur) saat Kirab Dewa Bumi, Minggu (27/9), belum bisa dikategorikan pelanggaran.

“Pada prinsipnya itu tidak terkait kapasitas Rudy sebagai calon walikota. Sama juga dengan kegiatan Anung (calon walikota Anung Indro Susanto —Red) menyerahkan hewan kurban. Kapasitanya, selaku Anung saja, niatnya ibadah,” kata Ketua Panwaslu Solo, Sri Sumanta kepada wartawan, Senin (28/9).

Menurut Sumanta, perlu dibedakan kehadiran calon selaku pribadi dengan kehadiran calon sebagai calon walikota atau calon wakil walikota. Perlu dilihat pula, apakah kehadiran calon masuk dalam ranah Pemilu ataukah tidak.

“Seperti kemarin pak Rudy diundang dalam pelantikan pejabat BI (Bank Indonesia), tetap kita awasi. Pak Pur menyerahkan hewan kurban, juga kita awasi. Tetapi memang harus dibedakan mana sebagai pribadi, mana sebagai calon,” tuturnya.

Dikatakan, tidak masalah jika calon walikota atau calon walikota diundang oleh komunitas atau kelompok masyarakat tertentu. Sepanjang yang bersangkutan diundang selaku pribadi.

Panwas, lanjut Sumanta, telah menerima konsultasi dari beberapa organisasi yang ingin mengundang calon walikota atau calon wakil walikota selaku pribadi.

“Mengundang mereka (calon) nggak masalah selaku tokoh tertentu. Tidak apa-apa. Tetapi jangan sampai panitia mewadahi mereka sebagai calon walikota. Biarlah mereka berbicara sebagai orang yang memahami bidangnya,” ujarnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge