0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Atasi Kekeringan, Pemkab Karanganyar Bangun Embung

(Ilustrasi) Pembangunan embung (dok.timlo.net/nanin)

Karanganyar — Pemkab Karanganyar tengah memetakan wilayah-wilayah yang sering dilanda kekeringan saat musim kemarau. Pasalnya, pada tahun 2016 mendatang, Pemkab bakal membangun sejumlah embung di daerah yang rawan kekeringan tersebut.

”Pembangunannya bisa dimulai tahun depan. Tahun ini kita inventarisir wilayah-wilayah yang butuh dibangun embung,” jelas Bupati Karanganyar Juliyatmono, Senin (28/9).

Juliyatmono mengungkapkan, sejumlah lokasi yang memerlukan embung sudah dipetakan. Seperti di Beruk (Kecamatan Jatiyoso), Kadipiro (Kecamatan Jumapolo), dan Ceporan, Desa Ngadiluwih (Kecamatan Matesih).

Sementara sejumlah tanggul yang rusak mulai dibangun. Seperti tanggul di Tawangsari, Kecamatan Kerjo yang jebol terkena banjir awal tahun lalu. Untuk pembangunan embung, lanjutnya, pihaknya bersama Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) tengah mengukur perkiraan embung yang akan dibangun.

”Yang terdekat pembangunannya embung di Ceporan, Ngadiluwih. BBWSBS sudah menyiapkan anggaran Rp 2,7 miliar,” jelas bupati.

Embung tersebut diperkirakan mampu mengairi 90 hektare lahan pertanian di wilayah hilir. Terutama untuk mengairi pertanian di wilayah Matesih barat yang berbatasan dengan Karanganyar Kota. Wilayah tersebut kerap mengalami kekeringan saat MT 3.

”Dengan adanya embung  baru diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air petani saat musim kemarau. Karena selama ini petani di wilayah itu hanya bisa menanam padi sampai musim tanam (MT) 2, memasuki MT 3 sudah kesulitan air,” imbuhnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge