0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

7 November Diusulkan sebagai Hari Wayang Nasional

dok.timlo.net/nanang rahadian
Bupati Karanganyar Juliyatmono (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Bupati Juliyatmono mengajukan penetapan Hari Wayang Nasional pada 7 November ke Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg). Dipilihnya tanggal tersebut karena bersamaan dengan Hari Jadi Kabupaten Karanganyar.

“Kita mempunyai banyak seniman di bidang wayang, baik dalang maupun pembuat wayang. Pelestarian juga sangat bagus di sini,” kata Bupati Karanganyar Juliyatmono, Senin (28/9).

Bupati mengaku permintaan itu sudah disampaikan kepada Menteri Sekretaris Negara Pratikno beberapa waktu lalu dan direspon baik.

”Sudah ditanggapi secara resmi dari Mensesneg, ditandatangani langsung oleh Pak Menteri (Mensesneg). Dari memerintahkan ke Mendiknas untuk mengkaji usulan itu. Sekaligus nanti 7 November ada acara wayangan Hari Jadi Kabupaten Karanganyar,” jelas Bupati.

Dijelaskan, pengajuan 7 November sebagai Hari Wayang Nasional yang bersamaan dengan Hari Jadi Kabupaten Karanganyar dinilai pantas. Karena pelestarian wayang di Karanganyar sangat diutamakan. Banyak bibit-bibit muda dalang yang lahir di Karanganyar. Bahkan, dalang Kondang Ki Manteb Sudarsono juga berasal dari Karangpandan, Karanganyar.

”Jadi kesenian wayang benar-benar dilestarikan di Karangnyar. Wayang selalu digelar di setiap acara hari besar seperti Hari Jadi Karanganyar. Bahkan festival dalang juga digelar tahunan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan (Disparbud) Karanganyar Tarsa mengungkapkan, kegiatan pelestarian wayang salah satunya dengan menggelar Festival Dalang Cilik. Festival tersebut digelar setiap tahun. Bupati berharap, pengajuan Hari Wayang Nasional tersebut bisa dikabulkan pemerintah pusat.

“Beberapa agenda yang berkaitan dengan wayang kita punya,” kata Tarsa.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge