0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Lindas Pemotor Hingga Tewas, Truk Melarikan Diri

merdeka.com

Kecelakaan truk vs motor di Pekalongan

Timlo.net — Nasib naas menimpa Mupakir (60) warga Sijeruk, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) ini tewas terlindas truk saat mengendarai sepeda motornya di jalur Kawasan Pantura Barat. tepatnya Jalan Raya Pacar Tirto, Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Minggu (27/9).

Kasatlantas Polres Pekalongan Kota AKP Dwi Nugraha mengungkapkan, korban langsung meninggal di tempat, saat terlindas truk pengangkut rokok dari Surabaya Jawa Timur. Sementara istrinya selamat dalam kecelakaan tersebut, namun mengalami luka sobek pada dahi.

Berdasarkan keterangan saksi, Dia menceritakan, korban saat itu mengendarai motor Honda Grand H 4103 LD dan truk tersebut melaju beriringan menuju arah barat.

“Arus yang cukup padat, membuat sopir diperkirakan tidak mengetahui ada pengendara di samping kirinya, dan akhirnya tersenggol. Pengendara jatuh di bawah roda truk, sedang pembonceng jatuh ke pinggir jalan,” ceritanya.

Usai melindas korban, pengemudi truk tidak berhenti, langsung tancap gas menuju arah Barat atau ke arah Kabupaten Pemalang.

“Sopir sempat melarikan diri, padahal menurut warga sekitar, sudah diperingatkan kalau baru melindas orang,” tuturnya.

Mendapatkan laporan, Tim Satlantas Polres Pekalongan Kota langsung mengejar pelaku, setelah sebelumnya sudah berkoordinasi dengan Polres Pemalang. Setelah dilakukan pengejaran, dua jam kemudian sopir truk Tandum Hino bernopol W 8046 UR, akhirnya bisa dibekuk di Comal Pemalang, Jawa Tengah.

Kedua orang, sopir dan kernet truk yaitu Harun (39) dan Arif (25) warga Subang akhirnya langsung diamankan petugas Satlantas Polres Pekalongan Kota saat beristirahat di RM Utomo Comal.

Bahkan salah satu sopir masih sempat membersihkan darah dan potongan tubuh korban yang menempel di dekat ban. Dicuci saat berada di rumah makan tersebut.

“Saat kami interogasi, mereka sebenarnya tahu karena sudah melindas orang, saat dikejar oleh pengendara motor dan mobil. Namun tetap menggeber truknya,” terangnya.

Kini sopir truk tersebut, sudah diamankan, serta masih dalam pemeriksaan lebih lanjut. Harun saat dimintai keterangan mengaku, dirinya tidak tahu telah melindas orang.

“Yang tahu dari awal, sopir saya satunya (Arif). Saya baru tahu melindas saat berhenti di RM Utomo,” ucapnya.

Arif mengakui telah mencuci ban truk untuk menghilangkan jejak dan barang bukti usai melindas dan melarikan diri. Saat ini kedua sopir dan kernet tersebut masih menjalani pemeriksaan secara intensif di Mapolres Pekalongan Kota.

[tyo]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge