0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sambel Tumpang KPU, Pedas Mak Nyuus….

timlo.net/agung widodo

Ibu Yoyok sedang melayani pembeli

Sragen – Kabupaten Sragen bisa dikatakan gudangnya makanan kas sambel tumpang. Makanan tradisional ini walau memakai bumbu dasar sama yaitu, tempe bosok atau tempe yang sudah lama, namun rasa dan aromanya berbeda-beda. Karena berbedaan rasa ini, pemilik biasa menambahkan satu nama di belakang sambel tumpang.

Seperti ‘Sambel Tumpang KPU’. Dikatakan demikian lantaran letaknya di depan kantor KPU (sekarang menjadi Kantor Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga), Jalan Diponegoro Sragen. Kendati kantor KPU sudah pindah, namun Tumpang KPU masih dikenal oleh masyarakat Sragen.

“Saya jualan di sini sudah delapan tahun,” kata penjual nasi tumpang KPU, Ibu Yoyok (44), warga Kampung Pecing RT 2, Kelurahan Sragen Tengah.

Rasanya seperti sambel tumpang pada umumnya, tapi karena disajikan dalam keadaan panas jadi mak nyuus. Menurut Yoyok, bahan bakunya pun sederhana, cuma tempe bosok dan tahu yang dihaluskan serta dimasak dengan pedas. Tapi justeru inilah yang diminati oleh para pelanggannya. Mereka tidak hanya datang dari Sragen, tapi juga luar Sragen.

Yoyok mengisahkan, pada awalnya, dia hanya ikut berjualan sambel tumpang kakaknya di warung Sorsi (ngisor trembesi), karenaa letaknya di bawah pohon trembesi. Tapi setelah cukup lama dia berani membuka usaha sendiri dengan nama Tumpang KPU.

Karena letaknya di depan Kantor KPU (dulu), maka tak heran bila pelanggannya datang dari kalangan PNS, anggota DPRD dan pejabat pemerintahn lainnya. Warung tumpang ini buka setiap hari dari sing hingga malam.

“Pak Bambang Samekto (Ketua DPRD, Red) juga sering makan di sini. Pak camat dan bapak-bapak polisi,” ujarnya.

Dari pengamatan Timlo.net, harga 1 porsi nsi tumpang di sana cukup murah, yaitu Rp 5.000. Tapi kalau dibawa pulang harganya Rp 4.000. Selain nasi tumpang, Yoyok juga menyediakaan berbagai makanan kas Jawa. Seperti pecel, trancam dan garang asem serta berbagai gorengan, tempe, tahu, bakwan, kepala ayam dan jeroan.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge