0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Salah Kelola Aset Bisa Masuk Penjara

timlo.net/nanang rahadian

Kantor DPPKAD Karanganyar

Karanganyar — Pengelolaan aset daerah menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar. Pasalnya, puluhan Miliar Rupaih aset milik pemkab terancam hilang karena pengelolaan yang kurang baik. Padahal jika ada pengelola aset yang tidak benar bisa terancam hukuman sesuai undang-undang yang berlaku.

“Masih banyak instansi pemerintah yang belum mengetahui pentingnya pengelolaan aset yang benar. Banyak aset yang dikelola dengan baik,” kata Kepala Bidang (Kabid) Aset Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Karanganyar, Agus Kadiawan, Jumat (25/9).

Agus menuturkan, pemeriksaan dan pengawasan pengelolaan aset sesuai amanat Undang-Undang. Oleh karena itu, akan ada sanksi untuk pengelola maupun pengguna barang yang melanggar UU.

Kandiawan, sapaan akrab Agus Kandiawan, memberi contoh kesalahan pengelolaan dan pendataan aset saat pelimpahan sekolah luar biasa (SLB) dari Pemkab kepada Provinsi Jawa Tengah. Rata-rata 50 persen aset milik SLB belum tercatat.

“Kesalahan lain yang sering dilakukan adalah barang hibah, bantuan, dan lain-lain tidak dicatat sebagai aset Pemkab. Harusnya dicatat. Jangan sampai kasus di SLB terjadi lagi,” ungkap dia.

Oleh karena itu, dia mengatakan Pemkab akan mengawal pendataan aset BMD dan barang persediaan. Salah satu upaya menyelenggarakan sosialisasi kebijakan pada Selasa dan teknis aplikasi pada Selasa-Rabu (29-30/9).

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge