0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pameran Perjalanan Wisata, Solusi di Saat Sulit

dok.merdeka.com

Pameran perjalanan wisata

Timlo.net – Biro perjalanan wisata memanfaatkan pameran perjalanan wisata untuk mendongkrak penjualan tiket atau paket wisata. Langkah ini diambil untuk meraup untung di tengah kondisi ekonomi yang semakin sulit.

“Kalau pameran tinggi, cukup signifikan (kenaikan penjualannya),” ungkap Branch Manager Golden Rama Donni Mahendro, Sabtu (26/9).

Dari pengakuannya, penjualan tiket maupun paket wisata Golden Rama cukup tinggi selama dua hari gelaran Garuda Travel Fair.

“Kalau dari tempat saya, mulai kemarin sudah mencapai Rp 2 miliar (pendapatan). Ini saja di urutan keempat atau kelima, bukan penjualan tertinggi (di Garuda Travel Fair),” terangnya.

Tapi tidak semua agen perjalanan wisata meraup untung besar selama pameran. Beberapa gerai terlihat sepi. Salah satunya di ESQ Tour. Menurut Supervisor ESQ Tour Wildan, anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) jadi salah satu faktor turunnya minat wisatawan lokal.

Beberapa masyarakat yang akhirnya memilih menyimpan uangnya saat kondisi ekonomi tengah melambat.

“Mereka pada simpan uang, tahan dulu sampai dolar turun,” tuturnya.

Wildan menerangkan, pada tahun lalu pihaknya mampu meraup pendapatan hingga Rp 2 miliar dalam sekali pameran. Sedangkan tahun ini dia mengaku mengalami penurunan tajam.

“Masih turun, belum banyak baru Rp100 juta. Target selama Garuda Travel Fair Rp 2 miliar. Kalau hari biasa sehari bisa dapat Rp 2,5 juta,” ucapnya.

Terlepas dari itu, diakuinya, masih ada beberapa masyarakat yang tetap berlibur dan berwisata ke berbagai daerah meski kondisi ekonomi semakin sulit.

“Ingin traveling banyak. Sama jalan-jalan keluarga,” ungkapnya.

[noe]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge