0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Air Sumur Desa Duwet Diduga Tak Layak Konsumsi

foto: Putra

Sampel uji air bersih dari LPLSE

Sukoharjo – Lembaga Peduli Lingkungan Hidup (LPLSE) mengirim sampel air dari sumur warga di sekitar lokasi industri sari kelapa, Desa Duwet, Kecamatan Baki ke PDAM Solo. Setelah dilakukan pemeriksaan, dua sampel yang diuji dinyatakan tidak layak konsumsi.

“Sebenarnya kita mengirim empat sampel, namun dua sampel ditolak karena dari fisiknya sudah jelas berbau menyengat dan berwarna keruh, sedangkan dua sampel diuji dan hasilnya tidak layak konsumsi,” kata Ketua LPLSE, Ledy Ardiyanto, Sabtu (26/9).

Dua sampel yang ditolak berasal dari sumur warga dengan jarak 100 dan 200 meter dari lokasi industri sari kelapa di Desa Duwet, Kecamatan Baki. Keduanya ditolak karena air terlihat sangat berbahaya jika diminum, meski tidak diuji menggunakan alat.

Sedangkan dua sampel dari jarak 50 meter dan 400 meter setelah dilakukan pemeriksaan fisika/ kimia dan bakteriologi oleh PDAM Solo menunjukkan di atas ambang batas maksimal. Meskipun di dalam surat hasil pemeriksaan yang dikeluarkan PDAM Solo tidak menyebutkan rekomendasi apapun, namun bisa disimpulkan air tidak layak konsumsi.

“Surat laporan hasil uji tertanggal 21 September yang dikeluarkan PDAM Solo menunjukkan warna, kandungan besi, mangan dan ammonium melebihi ambang batas, sudah jelas tidak layak konsumsi. Makanya kami mendesak Pemkab Sukoharjo segea menindaklanjuti temuan ini,” tandasnya.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge