0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

BP2D Ambil Bagian Sosialisasikan Perda

dok.timlo.net/daryono
Putut Gunawan (dok.timlo.net/daryono)

Solo — Badan Pembentuk Peraturan Daerah (BP2D) DPRD Solo mulai ikut ambil bagian mensosialisasikan perda-perda inisiatif ke masyarakat. Salah satu perda inisiatif yang hendak disosialisasikan yakni Perda No 11 Tahun 2014 tentang Penanggulangan Kemiskinan.

“Sosialiasi akan dilaksanakan di lima kecamatan dalam waktu dekat. Setiap kecamatan akan diampu dua anggota BP2D untuk mendekatkan produk hukum daerah pada warga,” kata Ketua BP2D DPRD Solo, Putut Gunawan kepada wartawan, Jumat (25/9).

Perda Penanggulangan Kemiskinan, terang Putut, memberi mandat pada Pemkot untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan.

“Harus ada fokus sasaran program. Termasuk di dalamnya penyempurnaan pendataan,” jelas dia.

Anggota BP2D DPRD Solo, Asih Sunjoto Putro mengungkapkan sosialisasi perda sebenarnya sudah dilakukan Pemkot. Namun, jangkauan dan kuantitasnya dirasa masih kurang.

“Karena itulah, BP2D merasa perlu ikut bagian mensosialisasikan perda. Terutama perda inisiatif,” ujar dia.

Sosialisasi perda yang dilakukan BP2D, imbuh Asih, menjadi bagian penegakan perda. Maraknya pelanggaran perda juga disebabkan ketidaktahuan warga tentang aturan-aturan dalam perda.

“Jadi sebenarnya banyaknya pelanggaran itu juga menjadi cermin belum sampainya perda-perda tersebut di masyarakat. Mereka melanggar hukum karena memang tidak tahu regulasinya. Meskipun ada juga yang sudah tahu tetapi nekat melakukannya,” tutur dia.

 

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge