0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Minim, Alokasi Anggaran Pemkab untuk PMI

Markas PMI Boyolali (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Alokasi anggaran untuk PMI selama ini ternyata masih minim. Tahun 2015, PMI hanya mendapatkan alokasi anggaran dari APBD Boyolali sebesar Rp 30 juta. Alokasi anggaran tersebut tidak sebanding dengan banyaknya aktifitas dan program pelayanan yang ada.

“Kita selama ini hanya mengandalkan bulan dana PMI dan unit usaha, seperti donor darah,” ungkap Kepala Markas PMI Boyolali, Hartono, Jumat (25/9).

Dijelaskan, sebagai organisasi nasional yang bergerak di bidang kemanusiaan PMI Boyolali terus berusaha meningkatkan pelayanan dan pembenahan. Meski selama ini terkendala oleh minimnya anggaran. Diakui, tahun ini anggaran lebih besar dibandingkan tahun lalu, yang hanya Rp 12 juta.

“Harapan kita tahun depan bisa lebih besar, di kabupaten lain bisa mencapai ratusan juta,” imbuhnya.

Untuk tahun 2016, PMI mengajukan anggaran senilai Rp 989 juta. PMI berani mengajukan anggaran yang jauh lebih besar dari realisasi alokasi tahun ini karena PMI ingin menambah fasilitas pelayanan. Seperti penambahan ruang klinik. Dimana saat ini, ruang klinik yang dimiliki hanya punya tiga ruangan.

“Pasien BPJS terutama karyawan pabrik terus bertambah, kita perlu ada tambahan ruangan,” imbuhnya.

Di sisi lain, anggota Komisi IV DPRD Boyolali, Agus Ali Rosyidi, menjelaskan Komisi IV pernah menggelar audiensi dengan PMI Boyolali terkait dukungan APBD terhadap PMI yang selama ini masih sangat minim. Dia sangat menyayangkan karena selama ini PMI luput dari perhatian APBD.

“Harus bisa, KONI saja bisa dapat Rp 500 juta,” sindir Agus Ali.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge