0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tragedi Mina, Pemerintah Saudi Cari Kambing Hitam?

dok.merdeka.com

Suasana di Mina

Timlo.net – Pemerintah Saudi mengklaim telah berusaha keras menyiapkan infrastruktur agar bencana di Mina tidak terus berulang.

Kepala Komite Haji Pangeran Khaled al-Faisal menyatakan upaya pengamanan pihaknya mubazir karena ulah tidak disiplin beberapa jamaah. Khususnya jamaah asal Afrika yang menyemut di jembatan, lalu berhenti mendadak, memicu jatuhnya beberapa orang. Peristiwa ini berujung pada kepanikan massal.

“Insiden Ini karena beberapa jamaah kewarganegaraan Afrika,” ujarnya saat diwawancarai Stasiun Televisi Al Arabiya, Kamis (24/9).

Merujuk data korban, kemungkinan jamaah yang dianggap tidak tertib adalah dari Mesir. Korban tewas dari Negeri Piramida itu termasuk yang terbanyak dalam tragedi kemarin.

Jamaah Mesir yang pertama jadi korban, ketika rombongan bergerak di jembatan jalur 204. Sebagian dari mereka terjatuh dari jembatan akibat berdesak-desakan. Kaget melihat ada orang jatuh, jamaah dari negara lain mengalami kepanikan massal. Terjadilah saling dorong.

Menteri Kesehatan Arab Saudi Khaled al-Falih mengatakan tidak disiplinnya jamaah terlihat dari banyaknya orang bergerak di luar jadwal.

“Banyak jemaah yang bergerak tanpa mengindahkan jadwal,” kata Khaled saat diwawancarai televisi El-Ekhbariya.

Padahal jadwal setiap kontingen melempar jumrah sudah dibuat dan diatur sedemikian oleh Saudi agar arus jamaah lancar.

“Ini adalah alasan utama mengapa kecelakaan ini bisa terjadi,” ujarnya.

Hasil penyelidikan sementara, menurut Mayjen Mansour al-Turki, menunjukkan indikasi serupa. Jalur 204 tiba-tiba dibanjiri arus dari dua arah yang berbeda.

“Mereka yang mendadak masuk itu memasuki rute Jamarat sebelum waktunya,” kata Mansour.

Mayjen Mansour al-Turki mengatakan faktor lain ketidakdisiplinan jamaah dipicu cuaca panas saat Idul Adha kemarin. Dia tidak menjabarkan berapa derajat cuaca di luar ruangan saat ribuan orang menuju Jamarat. Namun Mansour yakin jamaah tidak sabar karena kepanasan.

“Panasnya cuaca menyebabkan sebagian jamaah yang berdesakan kelelahan,” ujarnya.

Dalam kondisi itulah, beberapa jamaah asal Mesir jatuh dari jembatan, memicu kepanikan massal dari ribuan orang yang sedang berjalan berdempetan.

“Sangat disayangkan insiden ini terjadi ketika cuaca memang tidak kondusif,” kata Mansour.

[ard]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge