0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ditemukan Sapi Kurban Terjangkit Cacing Hati dan Paru-Paru Gosong

timlo.net/nanang rahadian

Sapi Kurban Terjangkit Cacing Hati dan Paru-Paru Gosong

Karanganyar — Seekor hewan kurban di Masjid Agung Karanganyar terserang penyakit cacing hati. Hal itu diketahui setelah hewan disembelih di dalam hatinya ditemukan cacing hati. Sedangkan satu sapi lainnya paru-parunya gosong.

“Iya memang kami menemukan cacing hati. Hanya satu ekor sapi dari total empat ekor sapi yang disembelih di Masjid Agung. Kami putuskan untuk dibuang (hati dan paru+paru). Hati sapi yang mengandung cacing hati itu juga memiliki pengapuran,” kata Staf Bidang Kesehatan Hewan (Keswan) Disnakkan Karanganyar, Fathurrahman, Kamis (24/9).

Dia menjelaskan, kondisi pengapuran tersebut karena racun yang dihasilkan cacing hati. Cacing hati membentuk koloni sehingga mematikan jaringan. Sementara itu, perkembangbiakan cacing hati di dalam tubuh sapi dipengaruhi sejumlah faktor. Seperti makanan, kebersihan kandang, dan lain-lain.

“Meski tidak berbahaya bagi manusia tapi perlu diwaspadai,” kata Fatur.

Fatur mengungkapkan petugas Disnakkan di seluruh Kabupaten Karanganyar memantau penyembelihan. Mereka mengecek bagian hati, patu-paru, limpa, jantung, dan lain-lain.

“Sebetulnya cacing hati kalau jumlahnya tidak banyak, tidak akan berbahaya kalau termakan. Asalkan direbus atau dimasak dengan benar. Panasnya 100 derajat celcius. Tapi, kalau jumlahnya banyak, lebih baik dibuang,” jelas dia.

Selain itu, lanjut Fatur, juga mendapat laporan dari mantri hewan di Kecamatan Tasikmadu. Mantri hewan menemukan paru-paru seekor sapi berwarna kehijauan gelap atau gosong. Paru-paru itu dapat dimakan dengan menghilangkan bagian yang gosong.

“Itu penyakit pernapasan, seperti batuk dan pilek. Cirinya keluar lendir di mulut. Efeknya, paru-paru gosong kalau tidak segera diobati,” ungkap dia.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge