0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Grebeg Besar, Lambang Kemenangan Iman Nabi Ibrahim

timlo.net/daryono

Warga berebut gunungan

Solo — Terik matahari tidak menyurutkan antusiasme warga menyaksikan Grebeg Besar Keraton Solo memperingati Hari Raya Idul Adha, Kamis (24/9). Warga berebut gunungan lantaran dipercaya membawa berkah.

Sekitar pukul 11.00 WIB, dua gunungan yakni Gunungan Jaler dan Estri, dibawa oleh abdi dalem keluar dari Keraton menuju Masjid Agung Solo. Seperti biasa, iringan-ringan didahului dengan iringan prajurit keraton.

Sesampainya di Masjid Agung, gunungan didoakan. Selesai didoakan, warga yang sudah berkumpul langsung berebut gunungan hingga ludes dalam sekejap.

“Grebeg Besar selalu menjadi tradisi untuk dirayakan saat hari raya Idul Adha lantaran untuk memperingati hari kemenangan iman. Ada tiga grebeg yang selalu dirayakan yakni Grebeg Syawal, Grebeg Maulud, dan Grebeg Besar. Ketiganya memiliki arti kemenangan,” kata Wakil Pengageng Sasana Wilapa, Kanjeng Pangeran (KP) Winarno.

Menurut Winarno, Grebeg Besar melambangkan kemenangan iman dimana Nabi Ibrahim menuruti perintah Allah yang memerintahkan untuk menyembelih putra sulungnya, Ismail. Meski kemudian Ismail diganti dengan domba.

Sementara, warga Kentingan Baru, Warsinah (60) yang ikut berebut mengatakan ia berhasil mendapat sejumlah hasil bumi dan sedikit nasi dari gunungan.

“Ya katanya orang-orang tua jaman dahulu kalau memakan ini bisa dapat berkah karena sudah didoakan terlebih dahulu,” ujar dia.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge