0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kurban, Panwaslu Antisipasi Kampanye Terselubung

foto: Nanin

Panwaslu Boyolali awasi pembagian daging kurban untuk kampanye paslon

Boyolali – Panwaslu Boyolali melakukan pemantauan pembagian daging kurban milik calon bupati (Cabup) – calon wakil bupati (Cawabup) Pilkada 2015, Kamis (24/9). Pemantauan dilakukan agar momen perayaan hari besar agama tidak dimanfaatkan untuk kampanye.

“Panwascam dan Petugas Pengawas Lapangan sejak pagi, usai Sholat Ied, langsung melakukan pemantauan di wilayah masing-masing,” ujar Ketua Panwaslu Boyolali, Narko Nugroho.

Namun sejauh ini, pihaknya belum menemukan indikasi pemanfaatkan hari besar agama untuk kampanye, dengan memanfaatkan momen kurban. Diakui, pembagian daging kurban kepada masyarakat sangat rawan digunakan untuk kampanye pasangan calon (Paslon). Seperti misalnya, pengunaan tas plastik bergambar paslon.

“Kita waspada saja, kalau secara etika berkurban ya tidak pas lah kantong plastin diberi gambar paslon,” imbuhnya.

Pemantauan akan dilakukan di beberapa lokasi tempat cabup cawabup berkurban, seperti di masjid yang berdekatan dengan rumah tinggal masing cabup cawabup.

Sementara itu, Wakil Ketua Tim Pemenangan pasangan nomor urut 1 dari PDIP Seno Samodro-Said Hidayat, Ribut Budi Santoso, memastikan tidak akan memanfaatkan momen Idul Adha untuk berpolitik. Dia menjelaskan, Seno Said berencana berkurban di 19 kecamatan di Boyolali melalui posko pemenangan di tingkat kecamatan.

“Pak Seno akan berkorban satu ekor kambing di tiap kecamatan. Ini kan sudah jadi rutinitas beliau sebelum-sebelumnya,” ujar Ribut.

Sementara cawabup Said Hidayat akan berkurban dua ekor kambing dan atas nama pribadi. Ribut justru menilai Panwaslu tidak punya kewenangan memantau atau mencari-cari potensi pelanggaran pilkada pada area pribadi.

“Kurban itu kan ranah pribadi dan tidak ada kaitanya dengan politik,” tambahnya.

Di sisi lain, Sekretaris Tim Pemenangan Pasangan Nomor 2, Agus Purmanto-Sugiyarto (PKS, PKB, dan Gerindra), Rohmat Junaedi, menjelaskan Agus Purmanto dan Sugiyarto akan berkurban di lokasi berbeda. Keduanya akan berkurban di kampung masing-masing.

Dijelaskan, untuk Sugiyarto akan berkurban satu ekor sapi di Masjid At Taqwa Ringinrejo, Ketitang, Nogosari dan satu ekor kambing di Kopen, Ngadirejo, Kartasura, Sukoharjo.

“Kalau Pak Agus juga berkurban,tapi ini ranah pribadi jadi tidak akan di politiskan,” tandasnya.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge