0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Imah, Si Jagal Wanita Dari Cepogo

timlo.net/nanin

Imah, si jagal wanita

Boyolali – Profesi jagal sapi biasanya identik dengan laki-laki. Namun tidak bagi sosok ibu satu ini, Imah, warga Gubug, Cepogo, Boyolali. Di balik sifatnya yang keibuan, siapa sangka Imah adalah seorang jagal sapi. Pekerjaan langka bagi perempuan ini bahkan sudah dilakoni selama lima tahun.

“Tidak ada pendidikan khusus, saya hanya sering melihat bapak saya waktu menyembelih sapi,” ucapnya mengawali pembicaraan, Kamis (24/9).

Diakui Imah, keterampilanya menyembelih sapi diperoleh di Rumah Pemotongan Hewan. Karena terlalu sering melihat jagal-jagal sapi menyembelih, membuat Imah tidak mengalami kesulitan. Bahkan prosesi yang paling sulit, sebelum menyembelih, yaitu melumpuhkan sapi, tidak membuatnya kesulitan.

“Kalau sendiri tidak bisa, biasanya bertiga, ya harus kuat dan hati-hati. Kalau tidak bisa-bisa kita yang terjatuh,” ungkapnya.

Diakui Imah, penghasilanya sebagai jagal sapi, membuat dirinya bisa membeli rumah. Imah mengaku saat kurban, dirinya kebanjiran order. Biasanya, dalam satu orderan, dilakukan bersama dua teman lelakinya dan mampu menyembelih lima hingga tujuh ekor sapi.

Soal sampai kapan menjadi jagal, dia sendiri belum tahu. Yang jelas, pekerjaan itu dilakoninya bertahun-tahun.

“Pensiunya nanti kalau tenaga sudah tidak kuat,” ucapnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge