0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kejari Sukoharjo Dinilai Kurang Terbuka, Warga Gelar Aksi Tutup Mulut

timlo.net/putra kurniawan

Warga aksi tutup mulut di Kejari Sukoharjo

Sukoharjo — Sejumlah warga Sukoharjo yang mengatas namakan Aliansi Perbaiki Sukoharjo (APS) menggelar aksi di depan kantor Kejaksaan Negeri Sukoharjo, Rabu (23/9). Mereka menuntut keterbukaan informasi publik terkait tindak pidana korupsi yang terjadi.

“Sebelumnya kita mendatangi kejaksaan untuk menanyakan perkembangan kasus korupsi dana purna bakti anggota DPRD Sukoharjo. Namun pihak kejakasaan tidak ada yang mau menemuai ataupun menjawab pertanyaan kami,” kata salah satu peserta aksi, Sumarjono, Rabu (23/9).

Aksi dimulai dengan membentangkan spanduk tuntutan keterbukaan informasi publik di depan kantor Kejari Sukoharjo. Sejumlah peserta aksi melakukan aksi tutup mulut dengan kawalan sejumlah aparat kepolisian.

Setelah beberapa saat melakukan aksi tutup mulut, pihak kejaksaan mempersilahkan masuk ke ruang mediasi. Di sini, Kasi Intel Kejari Sukoharjo, Januardi melakukan audiensi dengan para peserta aksi dan meminta maaf jika selama ini diakuinya pelayanan informasi kurang maksimal.

“Tadi pihak kejaksaan menyatakan minta maaf. Sedangkan kasusnya, akan diagendakan ulang pada Selasa minggu depan ketemu langsung dengan Kasi Pidsus,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge