0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Adnan Buyung di Mata Ganjar Pranowo

dok.merdeka.com

Adnan Buyung Nasution

Timlo.net – Pengacara kondang, Adnan Buyung Nasution meninggal dunia, Rabu (23/9) pagi. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menilai sosok Buyung adalah tokoh di bidang hukum yang sangat luar biasa.

Dengan segala kekurangannya sebagai manusia namun dua kata yang terbersit dalam benak Ganjar jika mendengar nama Bang Buyung; Handal dan Idealisme!.

“Kita kehilangan insan penegak hukum yang handal. Yang dengan segala kekurangannya tapi idealismenya luar biasa,” ujar Ganjar Pranowo, Rabu (23/9).

Bagi Ganjar, Bang Buyung identik dengan nama Lembaga Bantuan Hukum (LBH) yang didirikanya bersama Yap Thiam Hien dan kini berganti nama Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).

“Saya kira kita dan mereka mengenal apa yang dikenal dan disebut dengan LBH, itu Bang Buyung! Itu Bang Buyung! Maka kemudian saya sangat berduka,” ucap Ganjar.

Ganjar mengaku saat Bang Buyung jatuh sakit sudah mendengar kabar dari beberapa rekan politikus dan para pejabat negara di Jakarta. Bahkan, karena kesibukannya yang sangat padat, Ganjar selalu menyempatkan diri untuk melihat perkembangan kondisi kesehatan Bang Buyung yang sempat membaik.

“Dari kemarin saya juga sudah dikabari dari temen-temen juga lewat sosial media. Bang Buyung sakit sampai saya ikuti terus di media dan seterusnya. Sampai dengan tadi tengah malam saya terus ikuti perkembangannya,” tuturnya.

Ganjar pun menekankan jika kegigihan Bang Buyung dalam perjuangannya di bidang hukum layak untuk dicatat dalam sejarah Indonesia. Menurutnya, Bang Buyung sebagai sosok Adipati Penegakan Hukum di Indonesia.

“Terus terang, saya dan orang Indonesia kehilangan seorang tokoh yang sangat gigih dalam upaya penegakan hukum pembela hak-hak sekaliber beliau,” katanya.

[eko]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge