0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sejumlah Klenteng akan Ikuti Kirab Dewa Bumi

dok.timlo.net/achmad khalik
Kirab Dewa Bumi di Pasar Gede, Solo (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo – Klenteng Tien Kok Sie akan menggelar sembahyang Tiong Ciu atau perayaan pertengahan musim gugur. Perayaan ini akan diikuti oleh 10 klenteng dari berbagai kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

“Puncak perayaannya akan jatuh pada bulan 8 tanggal 15 Imlek, atau hari Minggu tanggal 27 September 2015. Namun perayaannya sudah dimulai satu hari sebelumnya,” ungkap Humas Klenteng Tien Kok Sie, Lian Hong Siang, Rabu (23/9).

Dikatakan, perayaan pertengahan musim gugur ini telah dilakukan sejak Tiongkok purba. Negeri Tiongkok adalah negara agraris yang masyarakatnya dekat dengan alam, sehingga banyak perayaan yang berhubungan dengan alam. Perayaan ini biasanya juga dilakkan bersamaan dengan perayaan berakhirnya panen raya.

Perayaan ini ditujukan kepada Hok Tik Cing Sin (Dewa Bumi), sebagai ucapan syukur atas panen raya. Dewa Bumi dianggap sebagai Dewa pelindung para petani, lantaran menyangkut langsung dengan kehidupan para petani. Pemujaan Dewa Bumi ini merupakan gabungan dari pemujaan terhadap Dewa pengairan sawah, Dewa hama, Dewa penunggu rumah, dan Dewa Bumi tempat kita berpijak.

“Selain Sembahyang Dewa Bumi, juga akan dilaksanakan Kirab Dewa Bumi, kirab ini akan diikuti oleh berbagai klenteng, dan juga kelompok kesenian Barongsai dan Liong,” katanya.

Kirab akan dilaksanakan pada hari Minggu (28/9), dengan rute, Jl RE Martadinata – Jl Jendral Sudirman – Jl Ronggowarsito – Jl Keprabon Kulon – Jl Slamet Riyadi – Jl Kapten Mulyadi – Jl Cut Nyak Dien – Jl Juanda – Jl Urip Sumoharjo.

“Kami meminta maaf kepada masyarakat Kota Solo apabila pelaksanaan kirab tersebut dirasa mengganggu lalu lintas yang ada, kami berharap masyarakat bisa turut menyaksikan dan terhibur dengan adanya kirab ini,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge