0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pembahasan UMK Buntu, Dinsosnakertrans Usulkan Kenaikan Rp 190 Ribu

Pekerja pabrik (dok.timlo.net/nanin)

Klaten — Asosiasi Pengusahan Indonesia (Apindo) serta Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) tidak menemui titik temu dalam Rapat Dewan Pengupahan pembahasan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Klaten 2016, Senin (21/9).

“Penetapan UMK otomatis seperti biasanya antara serikat pekerja (SPSI) dan Apindo selalu berbeda berpendapat,” ujar Kabid Ketenagakerjaan Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Klaten, Kusnin Supriyadi, Selasa (22/9).

Dikatakannya, kedua elemen tersebut memiliki usulan masing-masing. Dari SPSI mengusulkan UMK Klaten tahun depan Rp 1.430.000, naik Rp 260 ribu dari UMK tahun ini.

Sementara dari pihak Apindo menghendaki pada angka Rp 1.345.500 atau mengalami kenaikan Rp 175.500. Adapun UMK Klaten tahun ini adalah Rp 1.170.000.

“Untuk menengahinya kita mengusulkan agar UMK Klaten 2016 dibulatkan sebesar Rp 1.360.550 atau naik Rp 190.550 dari UMK tahun ini,” kata Kusnin.

Angka tersebut, menurutnya lebih tinggi dari hasil survei KHL (kebutuhan hidup layak) sebesar Rp 1.360.529. Sedangkan dari survei Badan Pusat Statistik (BPS) malah lebih rendah, yakni Rp 1.242.657.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge