0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sejak 2007, HIV-AIDS di Klaten Capai 399 Kasus

ilustrasi (dok.timlo.net/red)

Klaten — Setiap tahun penderita Human Immuno Deficiency Virus and Acquired Immuno Deficiency Syndrome (HIV-AIDS) di Kabupaten Klaten semakin meroket. Hal itu berdasarkan temuan Komisi Pemberantasan HIV AIDS (KPA) dari tahun 2007 hingga saat ini.

“Sejak 2007 hingga Agustus tahun ini tercatat mencapai 339 kasus,” kata pegiat KPA Klaten, Amin Bagus Panuntun, Selasa (22/9).

Tahun pertama dan kedua penemuan (2007-2008), mencapai enam kasus. Kemudian dari tahun ke tahun fenomena gunung es HIV-AIDS di Klaten menunjukkan tren peningkatan. Puncaknya terjadi pada 2014 dengan 92 kasus.

Bila diteropong dari segi usia, mayoritas penderita HIV-AIDS berusia produktif antara 25 hingga 40 tahun. Mereka sebagian besar laki-laki yang bekerja sebagai buruh. Sebabnya kebanyakan dari mereka tidak sadar telah terjangkit virus tersebut.

“Jika terkena pada usia 25 tahun, bisa jadi dia tertular pertama kali pada usia 20 tahun. Pasalnya masa inkubasi HIV berkisar 5 hingga 10 tahun,” urai Amin.

Berbeda dengan kasus Demam Berdarah (DB), semakin banyak temuan penderita HIV-AIDS semakin baik. Karena itu pihaknya rutin mengadakan sosialisasi terhadap masyarakat dengan melibatkan berbagai elemen. Seperti organisasi masyarakat, komunitas maupun mendatangi lokasi yang memiliki resiko tinggi.

“Kalau kasus DB semakin banyak temuan malah makin buruk. Kalau HIV-AIDS malah semakin banyak penderita yang bisa ditangani, semakin sedikit penularannya,” imbuhnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge