0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Belum Ada Sebulan, Bawaslu Jateng Terima 24 Pelanggaran Kampanye

timlo.net/daryono

Ketua bawaslu jateng, abhan misbah

Solo — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah menerima sedikitnya 24 laporan pelanggaran kampanye sejak digelarnya kampanye, 27 Agustus lalu. Angka pelanggaran itu tergolong rendah dan mayoritas bersifat administratif.

“Sejauh ini sudah masuk 24 laporan. Namun kebanyakan pelanggaran administratif. Sanksinya pun sebatas peringatan, tidak sampai pembatalan peserta,” kata Ketua Bawaslu Jawa Tengah, Abhan Misbah saat ditemui usai Rapat Koordinasi dengan Mitra Kerja Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota, Selasa (22/9) di Hotel Sahid Jaya.

Pelanggaran terjadi menyebar di 21 kabupaten/kota di Jawa Tengah yang menggelar pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak. Pelanggaran didominasi pelanggaran administratif seperti pelanggaran pemasangan alat peraga kampanye (APK). Sisanya terdapat pelanggaran netralitas PNS dan penggunaan fasilitas negara.

Abhan sudah meminta jajarannya agar terus memantau potensi pelanggaran kampanye. Terlebih di setiap tahapan Pilkada, potensi pelanggaran bakal terus terjadi. Kerawanan pelanggaran memungkinkan terjadi menjelang hari H pemungutan suara.

Disinggung apakah jumlah pelanggaran saat ini tergolong tinggi, Abhan menilai jumlah pelanggaran saat ini dinilainya masih rendah. Abhan berharap rendahnya pelanggaran itu dampak upaya preventif berupa sosialisasi yang dilakukan Bawaslu beserta jajarannya.

“Ya mudah-mudahan ini akibat upaya preventif sosialisasi yang kita lakukan,” jelas dia.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge