0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Polisi Berikan Perlindungan Setelah Klarifikasi Korban

Kapolres Sukoharjo, AKBP Andy Rifai (dok. timlo.net/putra kurniawan)

Sukoharjo — Polres Sukoharjo menyatakan sudah menerima surat permohonan perlindungan hukum dari korban dugaan penganiayaan oleh oknum anggota Brimob Senin (21/9). Perlindungan akan diberikan setelah dilakukan klarifikasi bentuk ancaman terhadap korban.

”Sudah kita terima kemarin, tapi akan kita klarifikasi dulu bentuk ancamannya seperti apa, sudah saya perintahkan anggota untuk ke rumah korban melihat kondisi korban dan ibu korban sekaligus klarifikasi,” kata Kapolres Sukoharjo AKBP Andy Rifai, Selasa (22/9).

Dari pengakuan anggota kepolisian seteleh ke rumah korban, ibu korban, Debora Kurniawati sebagai pelapor kasus dugaan penganiayaan oleh oknum anggota Brimob ini tidak bisa ditemui. Rumahnya dalam keadaan kosong dan tidak diketahui keberadaannya di mana.

Sehari sebelumnya, polisi sudah melakukan pemeriksaan terhadap Debora Kurniawati dengan statusnya sebagai pelapor. Beberapa pertanyaan seputar kronologis kejadian disampaikan petugas unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Reskrim Polres Sukoharjo.

“Proses hukum sampai saat ini tetap berjalan, dan untuk perlindungan tetap kami berikan setelah kita tahu seperti apa yang dibutuhkan. Tapi yang bersangkutan sulit ditemui,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge