0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Diduga Depresi, Hari Tabrakan Diri ke KA Bengawan

Ilustrasi mayat (merdeka.com)

Klaten – Hari Purnomo Tukiyo (71) warga Dukuh Tropayan, Desa Krajan, Kecamatan Kalikotes, nekat menabrakkan diri pada KA Bengawan Senin (21/9) malam. Akibat aksinya itu, korban tewas dengan luka parah di bagian kepala.

“Kejadiannya semalam di perlintasan kereta api di Dukuh Prigi Wetan, Desa Ketandan, Kecamatan Klaten Utara,” kata seorang saksi mata, Yunan, Selasa (22/9).

Peristiwa naas ini terjadi ketika KA Bengawan melaju dari arah Klaten menuju Solo. Sekitar pukul 20.45 WIB, tiba-tiba korban datang dari selatan dan langsung menerobos palang pintu kereta yang sudah tertutup.

“Kami tidak menduga, korban akan senekat itu. Tiba-tiba ia membuka palang pintu KA nomor 266 Ketandan, dan menabrakkan tubuhnya ke KA yang sedang melintas,” imbuhnya.

Mengetahui itu, warga langsung mendekat memberikan pertolongan. Oleh warga, korban yang dalam keadaan tidak sadarkan diri langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Namun ditengah perjalanan, nyawa korban tak tertolong.

Sementara itu, Kapolsek Ketandan AKP Suyarta beserta beberapa anggotanya langsung mendatangi lokasi kejadian tak lama setelah peristiwa tersebut terjadi. Selain melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi, petugas juga meminta hasil visum dari rumah sakit.

“Peristiwa tersebut murni bunuh diri. Diduga kuat, korban nekat melakukan hal tersebut karena depresi memikirkan permasalahan keluarga. Jenazah korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” ujar AKP Suyarta.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge