0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Rupiah Melemah, Harga Kedele Impor Melambung

dok.timlo.net/setyo pujis
Harga kedele impor naik (dok.timlo.net/setyo pujis)

Solo – Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ikut memukul para pedagang kedelai. Pasalnya untuk kedelai impor yang biasa digunakan untuk pembuatan tempe dan tahu naik secara drastis sejak tiga bulan terakhir.

“Untuk kedelai impor sekarang harganya naik menjadi Rp 7.200/Kg, sementara jika dibandingkan tiga bulan sebelumnya hanya berkisar di angka Rp 6.500/Kg,” ujar salah satu karyawan toko kedelai Pak Joko, Erin Yuliani kepada Timlo.net, Senin (21/9).

Dikatakan, kenaikan harga kedelai tersebut karena untuk barang diimpor dari luar negeri. Sehingga ketika terjadi gejolak nilai tukar rupiah seperti saat ini akan sangat berpengaruh terhadap harga jual kepada pelanggan.

“Karena naiknya harga tersebut dampak lainya membuat permintaan dari para pelanggan turun. Mereka lebih memilih mengoplosnya dengan kedelai lokal karena lebih murah,” jelasnya.

Lebih lanjut dia menyampaikan, atas kenaikan harga jual tersebut penurunan penjualan bisa mencapai 50 persen per harinya. Jika sebelumnya sehari bisa menjual 3 ton kedelai saat ini hanya mampu menjual 1-1,5 ton.

“Karena permintaan kedelai impor cenderung turun, terpaksa  kita pun juga mulai kurangi stok barang biar tidak rugi,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge