0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Diduga Lakukan Pungutan Seragam, SMPN 1 Ngawen Dilaporkan ke Polisi

timlo.net/aditya wijaya

Formas Pepak melaporkan pungutan seragam SMPN 1 Ngawen Klaten di Mapolsek Ketandan

Klaten — Forum Masyarakat Peduli Pendidikan Klaten (FORMAS PEPAK) melaporkan dua sekolah SMP di Klaten kepada Polsek Ketandan, Senin (21/9). Pasalnya kedua sekolah tersebut diduga melakukan pungutan seragam.

“Kami datang untuk mengadukan pelanggaran peraturan tentang penyelenggaraan pendidikan khususnya di SMP N 1 Ngawen. Bila sudah selesai kita lanjut ke SMP N 1 Kalikotes,” kata sekretaris Formas-Pepak, Purwanti, Senin (21/9).

Berdasarkan hasil investigasi, pihaknya menemukan pungutan uang sebesar Rp 1 juta kepada murid SMP N 1 Ngawen. Uang itu sebagai pengganti 1 stel seragam sekolah nasional, 1 stel seragam pramuka, 1 stel seragam identitas sekolah, 1 stel seragam batik Klaten, dan 1 stel seragam olah raga.

Menurut Purwanti, kebijakan itu melanggar UU 20/ 2003 tentang Sisdiknas yang diatur dengan PP 17/ 2010 dan PP 17/ 2010. Dalam PP tersebut disebutkan, pendidik dan tenaga kependidikan, baik perseorangan maupun kolektif dilarang menjual pakaian, seragam atau bahan pakaian seragam di satuan pendidikan.

“Pengadaan seragam tidak seharusnya dilakukan sekolah atau guru dengan alasan apapun. Tapi yang pasti kita menemukan indikasi pelanggaran dalam pengadaan seragam sekolah dan pelaksanaan pendidikan khususnya di SMP N 1 Ngawen,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Ketandan AKP Suyarta yang didampingi Kanit Reskrim Ipda Muslimin mengatakan, laporan sesuai ketentuan diarahkan ke Polres Klaten. Pasalnya Polsek tidak memiliki SDM untuk menyidik laporan berkaitan dengan tindak pidana korupsi.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge