0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Korban Penganiayaan Oknum Brimob Kembali Diteror

timlo.net/putra kurniawan

Ibu korban penganiayaan setelah diperiksa petugas unit PPA Sukoharjo

Sukoharjo — Korban penganiayaan oknum anggota Brimob kembali mendapatkan teror untuk mencabut laporan paling lambat hari ini. Di dalam pesan singkat yang dikirim ke kerabat korban, jika tidak ditanggapi, akan didatangkan ormas ke rumah korban.

“Intinya saya diminta mencabut laporan kalau tidak rumah saya akan digerudug ormas. Saya merasa ini sudah tidak relevan lagi dengan kasus ini. Sepertinya mau dibawa ke isu sara, saya tidak tanggapi,” kata ibu korban, Deborah Kurniawati, Senin (21/9).

Meskipun mendapat serangkaian teror agar kasus penganiayaan ini dihentikan, pihak korban menyatakan tetap melanjutkan kasus dan mengikuti proses hukum yang berlaku. Pasalnya, akibat dari kejadian yang menimpa anaknya, MA (14) hingga saat ini masih mengalami trauma.

Kondisi MA sendiri untuk saat ini sudah keluar dari rumah sakit, namun kondisinya masih lemah dan belum bisa masuk sekolah. Bahkan setelah keluar dari rumah sakit, MA tidak mau pulang ke rumah karena trauma atas kejadian yang menimpanya.

“Masih pusing-pusing dan tidak mau pulang ke rumah, terpaksa saya ungsikan ke rumah saudara di luar Sukoharjo untuk sementara waktu, sampai benar-benar pulih,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge