0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bercinta Setelah Serangan Jantung, Amankah?

Dok: Timlo.net/Slashgear.com.
Jantung. (Dok: Timlo.net/Slashgear.com.)

Timlo.net–Selamat dari serangan jantung membuat orang merombak gaya hidup mereka: berolahraga, mengurangi konsumsi alkohol, makanan berlemak dan merokok. Tapi menurut para ahli, ada satu hal yang sebaiknya tidak dikurangi: bercinta.

Bahkan, para ilmuwan berkata jika melakukan aktivitas fisik apapun, termasuk bercinta, aman dilakukan setelah mengalami masalah jantung. Mereka mengatakan jika penderita seharusnya didorong untuk melakukannya.

Saran muncul setelah penelitian yang mereka lakukan menunjukkan jika hubungan intim tidak memiliki resiko memicu serangan jantung yang sama kecilnya dengan aktivitas lain seperti naik tangga atau jalan-jalan ringan.

Para peneliti dari Jerman ini melacak kesehatan lebih dari 500 orang yang selamat dari serangan jantung, termasuk seberapa sering mereka bercinta dan apakah mereka mengalami jantung setelah itu.

Mereka berusaha meninjau jika ada hubungan antara seks dengan serangan jantung pertama yang dialami para peserta ini. Para ilmuwan menemukan jika hanya 0,7 persen peserta dalam penelitian yaitu kurang dari 5, yang bercinta sejam sebelum serangan jantung. Sedangkan 80 persen tidak bercinta paling tidak 24 jam sebelum sakit.

Sepuluh tahun kemudian, mereka menemukan adanya 100 kasus serangan jantung, stroke dan masalah jantung lainnya pada subyek penelitian. Tapi tidak ditemukan hubungan antara masalah jantung dengan aktivitas seksual. Seorang juru bicara dari Ulm University berkata walaupun banyak penderita yang kuatir beraktivitas terlalu berat, hubungan intim tidak lebih berat dibandingkan aktiitas lain seperti naik tangga atau berjalan ringan.

“Berdasarkan data kami, aktivitas seksual bukanlah pemicu dari serangan jantung yang relevan,” tulis pemimpin penelitian Dietrich Rothenbacher dalam the Journal of the American College of Cardiology.

Akan tetapi, dia berkata para pasien harus berhati-hati dengan obat yang digunakan untuk merawat impotensi. Obat untuk impotensi bisa menyebabkan penurunan tekanan darah. “Tidak ada bukti yang menyatakan bercinta meningkatkan resiko terkena serangan jantung. Sekali Anda pulih, kemungkinannya kecil jika Anda menderita serangan jantung karena bercinta,” tulis Departemen Kesehatan Inggris.

Sumber: Daily Mail.

Editor : Ranu Ario

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge