0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Punya Jurus Beladiri Ampuh, Siswi SMA Gagal Diperkosa

dok.merdeka.com

ilustrasi

Timlo.net – Seorang siswi SMA di Palembang, RR (16), lolos dari upaya pemerkosaan. Saat empat pelaku hendak berbuat jahat, ia melawan sekuat tenaga dengan jurus beladiri yang dimilikinya.

Keempat pelaku adalah IB (17), N (16), H (17), dan R (16). Para pelaku yang juga berstatus pelajar SMA itu tinggal bertetangga di Kecamatan Ilir Timur I, Palembang. IB dan N berhasil diringkus polisi setelah korban melaporkan kejadian yang dialaminya.

Peristiwa itu terjadi beberapa hari setelah korban dan para pelaku berkenalan melalui FB. Kemudian, mereka bertemu dan jalan-jalan di kawasan Jalan Alang-alang Lebar (AAL), Palembang, akhir Agustus 2015 lalu.

Kemudian, korban diajak ke rumah salah satu pelaku tak jauh dari lokasi. Di sanalah, para pelaku mengatur siasat untuk mengerjai korban dengan menariknya ke kamar. Diperlakukan seperti itu, sontak korban melawan.

Mendapati perlawanan, para pelaku semakin geram dan memaksa meremas payudara korban. Meski sudah terlaksana, korban kembali berontak dan melawan dengan sejumlah jurus beladiri yang dimiliknya. Korban menendang para pelaku bergantian.

Alhasil, para pelaku gagal melancarkan aksinya. Pelaku hanya mengambil sejumlah barang milik korban, seperti handphone, uang dan cincin. Pelaku kabur meninggalkan korban.

“Saya cuma diajak pak, tidak tahu mau memperkosanya. Yang meremas payudara itu juga bukan saya. Cuma saya ikut ambil barang-barangnya,” ungkap tersangka IB, Senin (21/9).

Sementara tersangka N mengatakan, korban pertama kali dijemput H (DPO). Kemudian, korban diajak ke rumahnya untuk memperkosa korban.

“Kami sempat jalan-jalan, lihat cewek itu mau saja diajak kemana-mana, kami mau memperkosanya,” kata dia.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel AKBP Irsan Sinuaji mengungkapkan, tersangka IB dan N diringkus di rumahnya masing-masing, Sabtu (19/9) malam. Keduanya turut dituduhkan dengan kasus percobaan pemerkosaan dan perampasan dengan kekerasan terhadap korban yang masih di bawah umur.

“Para tersangka dikenakan pasal berlapis dan mereka juga dalam proses hukumnya harus didampingi pihak orang tua ataupun keluarga mereka. Sedangkan dua pelaku lain masih kita kejar,” jelas dia.

[hhw]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge