0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kajati Jateng: Kami Jadi Kambing Hitam

dok.timlo.net/tarmuji
Kepala Kejaksaan Tinggi Jateng, Hartadi (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Kejaksaan selama ini dituding kerap mengganggu soal proyek-proyek pemerintah yang tengah berjalan. Bahkan tak jarang kejaksaan dijadikan kambing hitam. Padahal jajaran kejaksaan telah melaksanakan komitmen Presiden Jokowi dengan benar.

“Sebenarnya kita itu mengawal proyek-proyek pemerintah sejak masih proses lelang. Ada yang bilang kita itu golek-golek (cari-cari). Padahal dalam proses lelang itu sendiri kan dana belum cair,” ungkap Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jateng, Hartadi, Senin (21/9), di sela peletakan batu pertama pembangunan rumah dinas Kajari Wonogiri.

Menurutnya, tidak hanya di wilayah Jawa Tengah namun hampir di seluruh Indonesia penyerapan dana pembangunan pemerintah cenderung macet. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) atau Pimpro banyak yang memilih mundur ketimbang harus berhadapan dengan hukum sehingga menjadi kendala penyerapan dana pembangunan.

“Bahkan Pak Gubernur pernah mengatakan jajaran kami ini jadi kambing hitam,” jelas Kejati Jateng.

Guna mengantisipasi penyelewengan anggaran di setiap daerah, belakangan ini keberadaan Tim P4 (Pengawasn Pengawalan Pembangunan Pemerintah) diefektifkan. Sehingga jika ada petugas kejaksaan mendatangi proyek-proyek,pelaksana proyek atau pejabat tidak usah khawatir atau takut.

“Era sekarang adalah pencegahan. Dari pada penindakan lebih baik mencegah. Bukan berarti jika ada soal tidak kita tindak, tetap kita tindak. Namun utamanya kita melakukan tindakan preentif,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge