0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Rupiah Tertahan di Zona Merah

dok.merdeka.com

ilustrasi

Timlo.net – Nilai tukar rupiah diprediksi terus terpuruk. Laju mata uang nasional itu diperkirakan di bawah target support Rp 14.450 per USD.

“Sekitar Rp 14.482-Rp 14.450 per USD (kurs tengah BI),” ujar Analis NH Korindo Securities, Reza Priyambada, Senin (21/9).

Menurutnya, laju rupiah tidak jauh berbeda dibandingkan sehari sebelumnya. Idealnya ketika suku bunga The Fed tidak jadi dinaikan maka asumsinya yield memegang USD menjadi tetap sehingga menjadi kurang menarik dan membuat nilainya turun.

“Jika hal tersebut yang terjadi maka seharusnya laju USD melemah sehingga dapat dimanfaatkan mata uang lainnya untuk berbalik menguat,” jelas dia.

Akan tetapi, kondisi tersebut tidak berlaku bagi Rupiah yang menghiraukan kondisi tersebut dengan tetap bertahan di zona merah. Padahal sebelum pengumuman The Fed pun, laju USD mengalami pelemahan seiring terapresiasinya laju EUR-USD dan GBP-USD.

Sebelumnya nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat (18/9) bergerak menguat tipis sebesar dua poin menjadi Rp 14.457 dibandingkan posisi sebelumnya Rp 14.459 per USD.

[yud]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge