0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pengoperasian BST Koridor 3 Terganjal Angkot

Bus BST (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo – Rencana Pemerintah Kota untuk segera mengoperasikan Bus Batik Solo Trans (BST) Koridor 3 ternyata menemui ganjalan. Pasalnya, sebagian jalur yang akan dilalui bersinggungan dengan Angkutan Kota (Angkot) jalur 02.

“Nanti dalam pelaksanaannya angkot itu harus hilang. Ini kita sedang sosialisasikan,” ungkap Kasi Angkutan Orang Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Solo, Taufiq Muhammad, Jumat (18/9).

Angkot 02 melayani trayek Pasar Klewer-Giriroto PP. Sedangkan Bus BST akan melayani trayek Solo Baru hingga Tugu Bata. Namun di ruas Jl Adi Sumarmo, Jl Letjen Suprapto, Jl Ahmad Yani, Jl Veteran, Jl Brigjen Sudiarto dan Jl dr Radjiman, kedua moda transportasi tersebut akan bersinggungan.

Solusinya, Taufiq mengatakan telah menyiapkan skema melebur seluruh angkot di Solo menjadi koperasi BST yang beranggotakan para supir dan pengusaha angkot. Hal ini berbeda dengan PT BST yang mengoperasikan bus medium. Angkot telah disiapkan sebagai feeder atau pengumpan bagi penumpang yang akan menaiki BST.

“Koperasi BST beranggotakan pengusaha maupun pengemudi angkot. Jumlahnya sekitar 400 orang. Angkot ini akan melayani 10 trayek,dan dipindahkan ke koridor 8 sampai koridor 14,” terangnya.

Sementara Kepala Dishubkominfo Solo Yosca Herman Soedrajad menerangkan, pihaknya menargetkan seluruh koridor BST sudah bisa dioperasikan pada tahun 2017 mendatang.

“Sedang kita tata semuanya, targetnya adalah tahun 2017 mendatang semua koridor telah berjalan. Untuk koridor 3 saat ini telah ada 3 bus yang siap dioperasikan, masih ada 5 bus lain yang tinggal menunggu tahap penyelesaian di perusahaan karoseri,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge