0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Oknum Pembocor Data Nasabah Bisa Dikenakan Sanksi

timlo.net/setyo pujis

Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan OJK, Kusumaningtuti S Setiono (tengah) didampingi pembicara lainya saat mengisi materi dalam acara workshop perlindungan konsumen sektor jasa keuangan di Solo Paragon Hotel& Residences.

Solo – Banyaknya data nasabah yang dibocorkan oleh oknum jasa keuangan menjadi perhatian serius Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pasalnya hal tersebut melanggar peraturan OJK No 1/POJK.07/2013 tentang perlindungan konsumen dalam sektor jasa keuangan.

“Jasa keuangan itu erat kaitanya dengan kepercayaan masyarakat. Maka mengenai rahasia dari data nasabah tidak boleh dibocorkan,” ujar Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan OJK, Kusumaningtuti S Setiono kepada wartawan disela acara workshop perlindungan konsumen sektor jasa keuangan di Solo Paragon Hotel & Residences, Jumat (18/9).

Dirinya mengatakan, dalam bisnis jasa keuangan baik bank maupun non bank, penyaluran pembiayaan dan penghimpunan dana dari pihak ketiga itu penting. Namun dalam menjaga kerahasian data nasabah itu juga menjadi keharusan bahkan dipertegas dalam regulasi.

“Sehingga jika masih banyak oknum yang sengaja membocorkan rahasia nasabah, bisa saja itu karena rendahnya kualitas SDM yang bersangkutan. Mengenai hal itu oknum tersebut bisa dikenakan sanksi, dan kita akan terus melakukan pengawasan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala OJK Solo, Triyoga Laksito dalam kesempatan yang sama juga menyampaikan, pengaduan nasabah dalam sektor jasa keuangan masih terbilang tinggi. Bahkan hingga Juli 2015 tercatat ada sekitar 51 kasus.

“Dari total pengaduan itu, 34 atau 67 persen diantaranya dalam bidang perbankan dan 16 sisanya pengaduan jasa keuangan non bank,” terangnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge