0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kekurangan Pengawas, Takmir Diminta Ajukan Surat Permohonan

timlo.net/aditya wijaya

Dispertan Klaten melakukan penyemprotan kambing di Pasar Plembon

Klaten — Sepekan menjelang Hari Raya Idul Adha, Dinas Pertanian (Dispertan) Klaten semakin mengintensifkan pengawasan terhadap hewan kurban. Mereka bakal menerjunkan Tim Pengawas dan Pemeriksaan Hewan Kurban hingga tiga hari paska Idul Adha.

“Pengawasan dilakukan sejak tujuh hari (H-7) sebelum hari raya hingga berakhirnya hari tasyrik (H+3 Idul Adha),” ujar Kepala Bidang (Kabid) Peternakan Dispertan Klaten Sri Muryani, Jumat (18/9).

Pengawasan tersebut menyasar pasar-pasar hewan, pengepul hewan, maupun masjid yang menyelenggarakan prosesi penyembelihan hewan kurban dengan jumlah cukup besar, antara tujuh sampai sepuluh ekor sapi.

Namun demikian, pengawasan tersebut diakuinya belum merata lantaran kurangnya petugas lapangan. Sehingga bagi masjid yang hendak meminta pengawasan, pihaknya menyarankan takmir setempat agar mengajukan permohonan pengawasan.

“Langkah ini dilakukan untuk mengetahui kesehatan dan kelayakan hewan kurban. Harapannya, masyarakat jangan sampai mengkonsumsi daging kurban berpenyakit,” imbuh Sri Muryani.

Meski seekor hewan terlihat sehat, ditambahkannya, keadaan organ dalam seperti hati, belum tentu dipastikan kesehatannya. Bila nanti ditemukan ada hati hewan yang mengandung cacing, pihaknya akan menyarankan untuk tidak dikonsumsi. Setidaknya memisahkan bagian yang terinfeksi.

“Jika tidak, hati yang dimakan bisa menyebabkan pengonsumsi terjalar cacing, meskipun telah direbus. Sebab telur cacing tersebut bisa berkembang biak, dalam tubuh manusia meskipun sudah dimasak,” tambahnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge