0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jelang Idul Adha

Pedagang Sapi Boyolali Serbu Pasar Jakarta

dok.timlo.net/nanin
Pasar sapi (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Mendekati Hari Raya Idhul Adha, sejumlah pedagang sapi dan kambing asal Boyolali mulai menyerbu pasar-pasar di Kota besar, Jakarta. Para pedagang berharap mendapat keuntungan lebih banyak dengan menjual hewan kurban di Jakarta.

“Untungnya lebih banyak daripada dijual di pasar lokal, selisihnya sampai Rp 3 juta per ekor,” ungkap pedagang sapi asal Nogosari, Munawir, Jumat (18/9).

Hanya saja, untuk tahun ini, ia terpaksa membatasi stok dagangan. Menyusul adanya larangan beberapa daerah di Jakarta membeli hewan kurban, sapi dan kambing dari luar kota. Tahun lalu, Munawir mengaku membawa 70 hingga 90 ekor sapi. Namun kali ini hanya membawa 61 ekor sapi dan 50 ekor kambing.

“Kalau kambingnya sudah ada yang pesan, nanti sapi saya jual di Pasar Ciputat,” tambahnya.

Hal senada juga diungkapkan pedagang lain, Maryono. Menurutnya, sapi asal luar Jakarta, biasanya harganya lebih murah dibandingkan sapi asal Jakarta. Di Jakarta, harga sapi bisa lebih mahal Rp 2,5 juta hingga Rp 3 juta. Sapi yang paling banyak dicari jenis Metal dan Jawa. Hal ini karena dinilai dagingnya lebih gurih.

“Di sana nanti kita jual antara Rp 13 juta hingga Rp 25 juta perekornya, lumayan besar peminatnya, karena dinilai lebih murah,” tambahnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge