0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

UMK 2016 Diprediksi Naik 10 Persen

dok.timlo.net/daryono
Kepala Dinsosnakertrans Kota Solo, Sumartono Kardjo (dok.timlo.net/daryono)

Solo –Dewan Pengupah (DP) Kota Solo memprediksi, untuk Upah Minimun Kota (UMK) 2016 akan meningkat sekitar 10 persen jika dibandingkan tahun ini. Pasalnya dari data survei yang dilakukan, beberapa komponen yang menjadi acuan penetapan UMK cenderung mengalami peningkatan.

“Dari hasil survei kebutuhan hidup layak (KHL) yang kita lakukan selama Januari hingga Agustus rata-rata berkisar Rp 1,354 Juta hingga Rp 1,359 Juta,” ujar Ketua Serikat Pekerja Nasional (SPN) Solo, Hudi Wasisto saat dihubungi wartawan, Kamis (17/9).

Sedangkan untuk hasil survei KHL pada September senilai Rp 1,359 Juta, atau lebih rendah jika dibandingkan bulan Juli dan Agustus yang masing-masing sebesar Rp 1,369 Juta dan Rp 1,464 Juta. Hal itu terjadi, menurutnya karena untuk harga-harga masih relatif lebih tinggi atas dampak dari suasana Lebaran.

“Dan untuk bulan Oktober sampai dengan Desember nanti, kita tidak akan ada survei lagi. Untuk nilai KHL akan diambil dari prediksi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Hudi menyampaikan jika selain mempertimbangkan nilai KHL, komponen lainya yang mempengaruhi penetapan UMK adalah inflasi, pertumbuhan ekonomi, pertumbuhan daerah disekitar dan yang lainya.

“Atas adanya perkembangan itu, kita memprediksi untuk UMK 2016 akan naik sekitar 10 persen atau sekitar Rp 1,4 Juta,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Sumartono secara terpisah mengatakan, jika survei KHL yang dilakukan DP yang di dalamnya ada serikat pekerja, asosiasi pengusaha dan Dinas sudah sesuai dengan ketentuan.

“Sehingga berapapun angka yang dihasilkan dari survei itu, mestinya bisa diterima semua pihak,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge