0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hebat, Siswa SMP Ciptakan Alat Deteksi Longsor

Keempat siswa SMPN 1 Solo sedang mempraktekkan perakitan alat pendeteksi longsor

Solo – Empat pelajar dari SMP Negeri 1 Solo berhasil menciptakan alat pendeteksi dini bencana tanah longsor. Dengan alat ciptaannya tersebut, keempat pelajar itu berhasil menyabet juara pertama dalam ajang Creanova di Solo Tecno Park (STP) yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Solo. Mereka adalah Octa Enry Putra, Putri D Larasati, M Andika Arya Prima, dan Fanny Sari Nugrahaning Widi.

“Awalnya kami hanya sedih dengan sejumlah kejadian tanah longsor di beberapa daerah. Apalagi penduduk yang menjadi korban, kebanyakan tidak tahu terjadinya tanah longsor itu, karenanya kami berusaha membuat alat ini,” ungkap salah seorang penemu, Octa, Kamis (18/9).

Guru pendamping siswa, Djoko Kristanto saat dihubungi mengatakan, alat ini cukup sederhana dan tidak menggunakan teknologi yang rumit. Alat ini terbuat dari bandul besi dibungkus dalam plastik dan letakkan di sebuah tiang yang tertancap di tanah. Bandul besi dihubungkan dengan konduktor yang dihubungkan dengan sirine. Apabila terjadi tanah longsor, bandul besi akan bergerak sehingga memicu bunyi sirine tanda bahaya.

“Harganya pun tidak begitu mahal. Cukup dengan modal sekitar Rp 150 ribu, alat ini bisa dirakit,” kata Djoko.

Dengan penemuannya tersebut, keempat bocah siswa kelas IX ini akan mewakili Provinsi Jawa Tengah dalam Pekan Inovasi Perkembangan Desa. Ketiganya juga mewakili dalam inovasi teknologi tepat guna 2015.

Selain alat deteksi tanah longsor, alat pemadam kebakaran portabel bernama Pawang Geni (Penjinak Api) yang dibuat warga Kelurahan Sudiroprajan, Kecamatan Jebres. Dan juga Pesawat tanpa awak (Drone) Robotik siswa dari CV Krisna Mandiri Manahan, Solo. Mereka akan berlomba dalam ajang yang sama.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge