0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Solo ’Diguncang Gempa’, Siswa Berlarian Keluar Kelas

timlo.net/heru murdhani

Simulasi penanggulangan bencana

Solo – Ratusan siswa dan guru di SMP Negeri 1 Solo berteriak histeris, saat jam pelajaran masih berlangsung, Kamis (17/9) pagi. Mereka berlarian keluar kelas dan berkumpul di lapangan yang masih berada di lingkungan sekolah tersebut.

“Gempa Bumi, Gempa Bumi,” teriak mereka panik.

Sementara beberapa anggota Palang Merah Remaja (PMR) Madya dari sekolah tersebut, berusaha membantu teman-teman mereka, dan mengarahkan untuk berkumpul di satu titik. Tak berapa lama, terdengar dari pengeras suara untuk tenang dan tidak panik.

Beberapa korban pun berjatuhan, ada yang tertimpa bangunan, dan ada yang terjatuh lantaran panik. Ambulan dari PMI pun disiagakan, dan pasukan PMR mulai bekerja mengevakuasi korban ke dalam ambulan.

“Senang sekali kita bisa tambah ilmu dan bisa belajar secara langsung tentang simulasi bencana. Kalau hanya secara teori kan kita hanya membayangkan, tetapi dengan prakterk kita jadi tahu apa yang harus dilakukan saat gempa bumi terjadi,” ungkap salah seorang siswi SMP Negeri 1 Solo, Adinda Salsabila.

Dia mengatakan selain untuk menyelamatkan diri, ilmu ini juga bisa ditularkan kepada lingkungan terdekat, misalnya keluarga dan teman.

“Jadi kalau bener terjadi kan selain bisa menyelamatkan diri, kita juga bisa menyelamatkan teman dan keluarga,” katanya.

Sementara Pejabat Humas PMI Cabang Solo Riki Mirzam, dalam kesempatan yang sama mengatakan, kegiatan ini digelar sebagai bagian dari rangkaian acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) PMI yang ke-70. Dia mengatakan SMP Negeri 1 Solo dipilih sebagai tuan rumah acara, lantaran prestasi yang didapatkan selama ini sebagai unit PMR terbaik di kota Bengawan.

“Dalam HUT ke-70 ini PMI Cabang Solo juga memiliki tema khusus yakni Berkontribusi dalam pendidikan karakter di Kota Solo. Dengan pendidikan karakter ini, PMI terus mengembangkan diri untuk membentu pribadi yang tangguh, berbelaskasih, dan bertanggung jawab. Salah satunya dengan melaksanakan simulasi penanggulangan bencana alam seperti ini,” katanya.

Selain diikuti oleh guru dan pelajar dari SMP Negeri 1 Solo, acara tersebut juga diikuti sekitar 700 orang, yang terdiri dari PMR Mula untuk tingkatan SD, PMR Madya untuk tingkat SMP, PMR Wira untuk tingkat SMA, Korp Sukarela (KSR), dan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) dari kelurahan Sewu, Kelurahan Semanggi, dan Kelurahan Sangkrah. Dalam agenda tersebut diberikan juga piala bagi unit dan perorangan anggota PMR yang berprestasi.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge