0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ojek Online Beroperasi, Dishubkominfo : Serahkan Pada Polisi

timlo.net/setyo pujis

Yosca Herman Soedrajad

Solo – Rencana masuknya ojek online di kota Bengawan menjadi perhatian serius oleh Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Solo. Pasalnya dengan adanya ojek online tersebut selain melanggar aturan, juga ditakutkan akan merusak masterplain transportasi publik yang selama ini sudah dibangun.

“Kita sudah mengingatkan kepada mereka, namun jika tetap akan dioperasikan kita tidak mau tanggung jawab jika nantinya terjadi apa-apa,” ujar Kepala Dishubkominfo Kota Solo, Yosca Herman Soedrajad kepada wartawan, Kamis (17/9).

Dirinya mengatakan, dalam regulasi mengenai transportasi, yang masuk dalam kategori adalah angkutan penumpang dan angkutan barang. Untuk sepeda motor tidak masuk dalam kriteria angkutan tersebut.

“Jika ini dibiarkan nanti akan meracuni pikiran masyarakat. Bahwa ojek online dianggap lebih praktis, lebih cepat dan nyaman. Kalau dibenturkan seperti ini kan menjadi tidak nyambung, masak transportasi umum diadu dengan transportasi pribadi atau sepeda motor,” jelasnya.

Lebih lanjut, dia menegaskan jika ojek online tersebut tetap tidak menghiraukan aturan dan arahan yang sudah diberikan. Kedepan pihaknya sepenuhnya akan menyerahkan masalah tersebut kepada pihak yang berwajib dalam hal ini kepolisian.

“Karena yang mempunyai wewenang terhadap penegakan hukum adalah pihak kepolisian. Jadi jika mereka melanggar Undang-Undang tentu bukan masuk ranah kami lagi,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge