0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemkot Ngotot Pertahankan Sriwedari, Ini Langkahnya

dok.timlo.net/red
Lahan Sriwedari (dok.timlo.net/red)

Solo – Pemerintah Kota (Pemkot) Solo ngotot untuk mempertahankan lahan Sriwedari. Pemkot akan mengajukan penangguhan eksekusi kepada Pengadilan Negeri (PN) Solo pekan depan. Upaya itu diharapkan bisa menunda eksekusi atas lahan yang dibangun oleh Pakubuwono X tersebut, hingga upaya peninjauan kembali (PK) dari Mahkamah Konstitusi (MK) turun.

“Kita menganggap semua yang ada disitu penting, jadi upaya kita tidak terpisah-pisah. Upaya penangguhan eksekusi ini meliputi seluruh kawasan Sriwedari, baik itu kantor Dinas, Museum, GWO, dan yang lainnya,” ungkap Penjabat (Pj) Walikota Solo, Budi Suharto, Kamis (17/9).

Budi mengaku dirinya sangat optimis mengenai PK yang telah diajukan oleh Pemkot beberapa waktu lalu. Dikatakan, Pemkot telah menyertakan novum (bukti baru) yakni salinan RVE dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Surakarta.

“Saya sangat yakin akan dikabulkan, kita tunggu saja nanti,” katanya.

Hingga saat ini, Pemkot tengah menyiapkan surat permohonan penangguhan eksekusi. Rencananya surat tersebut akan diserahkan ke PN sebelum batas waktu eksekusi habis.

“Minggu depan kita serahkan. Sebelum batas waktu eksekusi,” imbuhnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge