0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Disnakkan Masih Temukan Hewan Kurban Berpenyakit

Petugas Disnakkan melakukan penyuntikan hewan (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Karanganyar melaksanakan pemeriksaan kesehatan terhadap hewan di Pasar Hewan Karangpandan, Kamis (17/9). Meski tidak menemukan penyakit berbahaya pada hewan, namun petugas masih menemukan penyakit luar seperti penyakit kulit, maupun iritasi pada mata di beberapa hewan kurban.

“Kita lakukan pemeriksaan terhadap hewan kurban selain memantau kesehatannya juga mengantisipasi penyakit yang bisa menular pada manusia,” kata Staf Puskesmas Khusus Hewan Karanganyar, Joko Mulyono di sela-sela pemantauan di Pasar Hewan Karangpandan, Kamis (17/9).

Joko mengatakan, selain penyakit-penyakit luar tersebut, petugas juga menemukan sejumlah hewan yang cacingan. Akibatnya secara fisik terlihat kurus dan dan tidak sehat. Selanjutnya petugas melakukan penyuntikan Vitamin B kompleks, agar nutrisi makanan yang kurang bisa terpenuhi.

“Beberapa hewan memang perlu tambahan vitamin agar nafsu makannya bertambah sehingga ada peningkatan berat badan,” kata Joko.

Sedangkan beberapa sapi yang terjangkit iritasi pada mata, lanjut Joko, petugas langsung melakukan penyemprotan antibiotik merk Gusanex. Obat ini bisa membunuh cacing yang ada di selaput mata yang menyebabkan iritasi.

“Sudah kita semprot dengan cairan antibiotik,” kata Joko.

Dari pemantauan yang dilakukan Disnakkan Karanganyar, hingga saat ini belum ditemukan penyakit yang bisa menular pada manusia seperti Antraks maupun penyakit mulut dan kuku (PMK). Sehingga sangat aman dikonsumsi mauapun dijadikan hewan kurban.

“Untuk Karanganyar saat ini kondisinya aman, belum ada yang terjangkit penyakit menular,” jelas Joko.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge