0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Perburuan Jaringan Santoso Dimulai

dok.merdeka.com

ilustrasi

Timlo.net – Polisi masih memburu anggota kelompok jaringan Santoso di wilayah Sulawesi Tengah. Ditengarai, kelompok ini bertanggung jawab pada serangkaian kasus pembunuhan.

“Kita sudah lakukan pengejaran, operasi. Ya tetapi belum kita dapatkan,” kata Kapolri, Jenderal Pol Badrodin Haiti, Kamis (17/9).

Guna mengantisipasi aksi susulan, Badrodin telah meminta Polda Sulteng untuk mengamankan seluruh warga, terutama mereka yang bekerja di kebun. Pengamanan juga diperketat hingga area bantaran sungai.

“Kami sudah meminta untuk mengamankan seluruh warga yang ada di kebun kebun, yang ada di ruas-ruas kali,” ujarnya.

Kapolri mengimbau masyarakat agar tetap hati-hati, terutama kelompok bersenjata Santoso yang mulai menyasar warga sipil.

“Supaya memang hati hati, waspada dengan kelompok itu,” tutupnya.

Sebelumnya, peristiwa pembunuhan pertama terjadi di Dusun Baturiti, Desa Balinggi, Kabupaten Parigi Moutong, Minggu (13/9). Korbannya I Nyoman Astika (60). Leher korban dipenggal. Peristiwa kedua terjadi, Senin (14/9) pukul 10.00 WITA di Desa Torue, Parigi Moutong. Hengky (50) warga setempat, juga tewas dengan cara dipenggal.

Pada Selasa (15/9) sore ditemukan satu mayat lagi dengan kondisi badan utuh oleh Tim gabungan Polres Parigi Moutong dan Brimob Polda Sulteng, di kilometer 10 dari Desa Salubunga, Kecamatan Sausu.

Tubuh korban penuh luka tusuk. Dipastikan, korban pembunuhan ini merupakan ulah dari kelompok Santoso yang melakukan aksi balas dendam setelah disergap Polda Sulteng pada 19 Agustsus lalu.

[tyo]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge