0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sering Diolok-Olok, Teman Akrab pun Dibacok

dok.timlo.net/achmad khalik
Korban pembacokan dirawat di RS Panti Waluyo Solo (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Kasus pembacokan yang terjadi di kawasan Jl Pajajaran IV, Sumber, Banjarsari, Solo, Rabu (16/9) dilatarbelakangi sakit hati lantaran pelaku sering diolok-olok oleh korban. Pelaku diolok-olok lantaran sering tidak membayar makan di warung soto.

Informasi yang dihimpun Timlo.net, waktu kejadian, korban Heri Suprato alias Pitik (45) dan pelaku, Agung Petak sempat beradu mulut. Hingga akhirnya, terjadi pemukulan yang dilakukan korban terhadap pelaku. Merasa tak terima, Agung pun pulang ke rumah untuk mengambil senjata tajam jenis pedang. Saat itu, Agung meminta bantuan anaknya, Rilan dan teman anaknya, Irawan alias Agil untuk mengantar menemui korban.

“Dengan membonceng sepeda motor, akhirnya pelaku mengetahui korban yang sedang berjalan. Dari arah belakang, pelaku mengayunkan pedang dan mengenai pinggul sebelah kiri hingga roboh bersimbah darah,” terang Kasat Reskrim Polresta, Kompol Danu Pamungkas Totok saat dihubungi wartawan, Kamis (17/9) siang.

Setelah melakukan aksi pembacokan, pelaku melarikan diri dan membiarkan korban jatuh di jalan. Beruntung, seorang Linmas yang bertugas mengetahui peristiwa tragis tersebut. Linmas akhirnya meminta tolong dan melarikan korban ke RS Panti Waluyo Solo.

“Saya kenal yang membacok itu Agung Petak, yang tak lain merupakan teman masa kecil korban,” terang saksi, Ook Triatmono (48).

Hingga saat ini, polisi masih memburu pelaku yang diperkirakan melarikan diri ke rumah saudaranya di Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge