0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Marak, Penipuan Mengatasnamakan Anggota TNI

dok.timlo.net/achmad khalik
Sukamdi (tengah), pelaku penipuan dengan mengatasnamakan anggota TNI menjalani pemeriksaan di Mapolresta Solo (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Kasus penipuan dengan mengatasnamakan anggota TNIĀ  marak terjadi di kalangan masyarakat. Untuk meyakinkan para korban, tak segan para pelaku melengkapi diri dengan seragam kesatuan serta atribut yang sama dengan para personel TNI. Tak tanggung-tanggung korban yang menjadi sasaran terkadang diperas hingga puluhan juta bahkan ratusan juta rupiah.

“Kami mengamati, memang banyak terjadi kasus penipuan dengan mengatasnamakan anggota TNI. Namun, untuk mengantisipasinya kami juga kekurangan personel. Dan itu juga bukan merupakan ranah dari tugas kami,” terang Dandenpom IV/4 Solo, Letkol CPM Witono saat berbincang dengan Timlo.net, Kamis (17/9).

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat supaya lebih waspada jika terdapat orang yang mengaku-ngaku sebagai anggota TNI. Jika perlu, dapat melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan pengecekan apakah benar orang tersebut merupakan anggota.

“Jika ada laporan dari masyarakat, pastinya kami siap membantu,” tegas Dandenpom.

Seperti baru-baru ini diberitakan, Sukamdi (40) warga Kampung Kemudo, Prambanan, Klaten mengaku sebagai anggota TNI berpangkat Kapten. Aksinya berhasil dibongkar, setelah kekasih yang hendak dinikahi, NK (32) warga Donorjo, Pacitan melakukan pengecekan di Korem 074/ Warastratama Solo. Dengan berbekal seragam TNI, surat dinas, kartu tanda anggota serta stempel kemiliteran, Sukamdi berhasil menggondol uang tunai senilai Rp 29,5 juta dan sebuah sepeda motor milik korban.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge