0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

9 Calhaj Embarkasi Solo Meninggal di Tanah Suci

Calon jamaah haji di Asrama Haji Donohudan (dok.timlo.net/achmad khalik)

Boyolali — Sebanyak sembilan jamaah calon haji (calhaj) asal Jateng dan DI Yogyakarta yang berangkat melalui Embarkasi Solo meninggal di Tanah Suci. Berdasarkan data dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), terakhir jamaah yang meninggal adalah Sandili Maryadi (71) di Rumah Sakit An Nur, Mekah pada Rabu (16/9) kemarin.

“Total ada sembilan jamaah yang meninggal di Tanah Suci. Terakhir atas nama Sandili Maryadi (71) yang masuk dalam kelompok terbang (Kloter) asal Kota Semarang,” terang  Kasubag Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), Gentur Rachma Indradi saat dihubungi wartawan, Kamis (17/9).

Sedangkan, delapan Calhaj yang meninggal lainnya adalah Sunarto Wiryasentiko (54) asal Cilacap, Sadali Karnawi Jayamenawi (76) asal Purbalingga, Sumiyati Salim Wiryo (63) asal Kabupaten Magelang, Dahuri Wiryadi Krama (72) asal Banjarnegara. Empat lainnya yakni Abdul Kholik Sutiarjo (75) asal Wonosobo, Saeri Dulah Muin (65) asal Cilacap, Misbah Karmidi Todikromo (71) asal Pati, dan Sriyana Marjo Sihono (48) asal Sleman.

“Yang meninggal akibat peristiwa tragis jatuhnya crane adalah Sriyana Marj Sihono. Lainnya, meninggal karena sakit,” tutur Gentur.

Selain data meninggal, lanjut Gentur juga terdapat Calhaj yang batal berangkat ke Tanah Suci lantara sakit. Tercatat, terdapat lima Calhaj yang batal berangkat, di antaranya Khsunul Khotimah (81) dan Sutinah Sanarja (72), keduanya asal Banyumas, Teguh Imron (51) asal Pemalang, Marfuah Sunardi (66) asal Jepara serta Badrodin Muh Toyib (64) asal Kabupaten Magelang.

“Kelimanya batal berangkat karena sakit. Sedangkan Teguh Imron meninggal saat perjalanan dari Pemalang ke Embarkasi Donohudan,” jelas Gentur.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge