0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Miras Cukrik Renggut Nyawa 4 Warga Surabaya

dok.merdeka.com
ilustrasi (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Minuman keras (miras) jenis cukrik kembali menelan korban di Surabaya, Jawa Timur. Kanit Reskrim Polsek Semampir, AKP Junaidi menyebut, empat orang tewas usai menggelar pesta cukrik di dekat warung kopi Jalan Wonokusumo Wetan I, Surabaya.

Empat korban tewas akibat mengkonsumsi cukrik adalah Wawan (35) warga Jalan Kalianak, Kamim (35) warga Wonosari, Tinggal (37) juga warga Wonosari, dan Rachmad Dani (40) warga Wonokusumo Wetan.

Pesta cukrik berujung maut ini terungkap setelah pihak kepolisian menerima informasi dari masyarakat terkait peristiwa tersebut. Salah satu korban, Rachmad Dani, sebelum meregang nyawa sempat dibawa ke Rumah Sakit (RS) Soewandi, Surabaya.

Selanjutnya, pihak kepolisian membawa jenazah Rachmad Dani ke RSUD dr Soetomo untuk menjalani visum, dengan ijin keluarga yang bersangkutan.

“Kami kira, awalnya hanya satu yang meninggal, tapi setelah kami telusuri dan warga juga menginformasikan, yang meninggal bukan hanya satu, ada banyak yang meninggal akibat cukrik,” kata Junaidi, Rabu (16/9).

Setelah itu, lanjutnya, pihak kepolisian menyebar anggota guna mencari rekan-rekan korban yang lain, yang ikut menggelar pesta miras.

“Kita masih melakukan pencarian. Nantinya, mereka akan kita jadikan saksi atas peristiwa ini,” sambung Junaidi.

Menurut Junaidi, dari informasi sementara dihimpun pihak kepolisian, awal kejadian pada Sabtu siang (12/9) lalu. Saat itu, Rachmad Dani dan tiga rekannya menggelar pesta miras. Kemudian, pada malam harinya, mereka melanjutkan pesta.

“Tapi dengan kelompok berbeda. Pesta miras yang kedua ini berlangsung hingga pagi. Kami belum tahu lokasi pesta yang kedua ini. Dan saat itulah banyak korban berjatuhan,” ucap Junaidi.

Sementara Rachmad Dani, saat berada di rumah usai pesta cukrik itu, mengeluh sakit dan dibawa ke rumah sakit oleh keluarganya.

“Awalnya dibawa ke Rumah Sakit Karang Tembok, kemudian dirujuk ke RS Soewandi. Selama menjalani rawat inap, kondisi tidak juga membaik hingga akhirnya meninggal,” lanjut Junaidi.

Sementara untuk memastikan penyebab kematian keempat korban, pihak kepolisian masih menunggu hasil autopsi pada jenazah Rachmad Dani.

“Kami masih menunggu hasil autopsi. Termasuk miras jenis apa yang dikonsumsi para korban. Tapi informasi awal yang kita terima miras jenis cukrik,” imbuh Junaidi.

Dari keterangan Alianur (44), kakak kandung Rachmad Dani, korban memang sering mengkonsumsi miras. Bahkan, meski sering diingatkan, adiknya tetap tidak menggubris hingga maut menjemputnya.

“Sudah sering diingatkan. Tapi ujung-ujungnya perang mulut, hingga akhirnya dibiarkan saja oleh semua keluarga,” kata Alianur.

[ary]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge