0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemerintah Tak Larang Impor Beras

dok.merdeka.com

ilustrasi

Timlo.net – Pemerintah membuka peluang membuka kran impor beras. Kemungkinan impor dilakukan jika produksi beras dalam negeri tak cukup dikonsumsi masyarakat Indonesia.

“Kalau memang kekurangan (beras), pasti kami terbuka kebijakan impor,” kata Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), Rabu (16/9).

Dia mengakui, beras masih menjadi persoalan sensitif di Tanah Air. Jika harga beras naik berdampak pada inflasi dan kemiskinan. Sebaliknya, harga beras turun bakal merugikan petani.

“Beras menjadi masalah yang sensitif. Harga naik salah, turun juga salah.”

Terlepas itu, dia meminta Kementerian Pertanian meningkatkan produksi beras.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman menilai perkiraan produksi padi tahun ini sebesar 75 juta ton yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik tak realistis. Sebab, itu tak memerhitungkan dampak el nino.

Menurut Amran, produksi pada 75 juta ton baru bisa tercapai tahun depan.

“Kemarin pertimbangannya kenapa 2016? karena tahun ini tiba-tiba el nino, dan ini pengaruh ke produksi.”

[yud]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge