0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Fahri Hamzah Bandingkan Tunjangan DPR dan KPK

dok.merdeka.com

Fahri Hamzah

Timlo.net – Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah membandingkan tunjangan yang diberikan negara ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan DPR. Kata dia, KPK hanya memiliki lima pimpinan namun diberikan tunjangan melimpah.

“KPK yang penyidiknya cuma 5 orang Rp 1 Triliun. DPR 560 orang, DPD 132 orang ini dipilih oleh rakyat. Jadi kalau dipilih rakyat punya kewenangan lebih besar ini karena kedaulatan rakyat,” kata Fahri, Rabu (16/9).

Terlebih, lanjut Fahri, anggaran yang diperuntukkan untuk DPR sangat kecil. Dia pun menyimpulkan bahwa dari APBN 2015, DPR hanya mendapatkan 0,00191 persen dari total keseluruhan APBN tahun 2015.

“APBN 2015 itu sekitar Rp 2039,5 Triliun, itu belanja negara di dalam APBN. Anggaran tertinggi DPR itu ada di APBN 2015 itu sekitar Rp 4 Triliun, jadi presentasenya kira-kira 0,00191 persen,” katanya.

Oleh sebab itu, dia pun menaruh curiga mengapa anggaran yang dia sebut kecil tersebut dipermasalahkan. Padahal, dari semua anggaran yang membuat polemik, seperti kenaikan tunjangan anggota, anggaran pengadaan kasur, anggaran akomodasi perjalanan pimpinan ke DPR ke Amerika Serikat menghabiskan anggaran Rp 4 Triliun.

“Mau uang ketemu Donald Trump, kasur, mau gaji, mau tunjangan, itu berada 0,00091 persen dalam APBN, itu tidak ada gunanya,” simpulnya.

[eko]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge