0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ahli Waris Sriwedari Fokus Pengosongan Lahan

dok.timlo.net/red
Lahan Sriwedari (dok.timlo.net/red)

Solo — Ahli waris RMT Wirjodiningrat fokus dengan pengosongan lahan Sriwedari dan bukan pada pembongkaran. Mereka berjanji akan mengelola lahan Sriwedari termasuk Museum Keris serta Stadion R Maladi yang berdiri di atasnya.

“Saat ini, kami fokus dengan eksekusi tanah Sriwedari berdasar pada putusan Mahkamah Agung (MA) yang telah menetapkan ahli waris RMT Wirjodiningrat sebagai pemilik lahan. Sementara untuk hal lainnya akan dirembug dengan pihak tergugat atau termohon eksekusi di kemudian hari,” tutur kuasa hukum ahli waris Wirjodiningrat, Anwar Rachman, saat dihubungi, Rabu (16/9).

Permintaan dari ahli waris, kata Anwar, hanyalah pengosongan lahan sengketa, bukan pembongkaran bangunan yang berdiri di atas lahan seluas 99.889 meter persegi (hampir sekitar 10 hektar) yang terletak di wilayah Jalan Slamet Riyadi, dengan uraian batas-batas, sebelah utara Jl Slamet Riyadi, timur Jl Museum, selatan Jl Kebangkitan Nasional, barat Jl Bhayangkara.

Sementara sejumlah pegiat seni rupa Kota Solo memasang bendera merah d ibeberapa titik di Taman Sriwedari. Menurutnya, hal tersebut sebuah kematian senirupa di Solo. Selain itu, juga bentuk duka cita atas Sriwedari yang akan tergusur.

“Kalau digusur, dimana lagi kami para seniman akan melakukan pameran. Satu-satunya tempat ya di Gedung Kesenian Sriwedari ini,” ucap salah serang perupa Solo, Sonny Arendra.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

KEMBALI KE ATAS badge