0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Grebeg Besar Dilaksanakan Usai Shalat Idul Adha

Timlo.net - Daryono
Grebeg Maulud (Timlo.net - Daryono)

Solo – Keraton Kasunanan Surakarta akan melaksanakan Grebeg Besar pada Kamis (24/9) mendatang. Grebeg Besar ini akan dilakukan usai pelaksanaan Shalat Idul Adha pada pagi harinya. Pelaksanaan Grebeg ini sesuai dengan penanggalan tahun jawa, yang jatuh pada hari Kamis Legi.

“Keraton itu menggunakan Penanggalan Jawa, yakni penanggalan yang menggabungkan antara penanggalan Saka dan penanggalan Hijriah. Perhitungan penanggalan ini telah digunakan sejak masa Sultan Agung,” ungkap Wakil Pangageng Sasono Wilapa Keraton Surakarta, Kanjeng Pangeran Kusuma Winarno, Senin (15/9).

Pria yang akrab disapa Kanjeng Win ini mengatakan, dalam setiap upacara adat, Keraton Kasunanan selalu berpatokan pada penanggalan jawa. Kebetulan, peringatan hari raya Idul Qurban ini bertepatan dengan pelaksanaan yang dilakukan pemerintah.

Dia mengatakan, dalam Grebeg Besar nanti akan diarak empat buah gunungan dari dalam Keraton, menuju ke Masjid Agung. Dua Gunungan yang merupakan perlambang pria dan wanita (Jaler-Estri), dan sisanya disebut Gunungan Anakan yang berukuran lebih kecil.

Gunungan akan diarak oleh abdi dalem, melalui Puri Kamandungan kerah barat melewati Supit Urang, menuju Masjid Agung. Selanjutnya Gunungan yang berisi hasil bumi ini akan didoakan terlebih dahulu, kemudian dibagikan kepada masyarakat yang hadir.

“Saat ini kami telah mengerjakan kerangka Gunungan. Pengerjaannya hampir selesai, tinggal diisi dengan hasil bumi. Untuk pelaksanaannya sehabis Shalat Ied, kira-kira pukul10.00 WIB,” imbuhnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge